Senin, 01 Agustus 2011

Saatnya tiba

Saatnya telah tiba belajar untuk lebih bersabar untuk semua hal, memberikan terbaik dari apa yang dipunya, meluruskan wajah dari apapun. Semoga tahun ini bisa menyelesaikannya dengan baik, bisa meraih nilai lebih. amin.

Selamat menjalankan ibadah di bulan Ramadhan.

Salam sayang selalu,
Sofie

Rabu, 27 Juli 2011

Ada bagian yang tak hilang

“Tapi tetap saja ada bagian disini yang…”

Yessy melengkapi kata-katanya dengan gerakan menunjuk dadanya setelah itu diam dan aku melepaskan pandanganku darinya. Gambarnya kini berganti dengan orang-orang hilir mudik yang membuatku bertanya-tanya tentang keinginan besar yang mereka punya, telah terwujudkah? atau hasilnya tak sesuai dengan keinginan atau mungkin mereka belum menemukan jawabannya.

“Ya, sebanyak apapun kita meracuni pikiran kita dengan hal positif tak akan mampu menghilangkan bagian itukan? Kata-kata bijak seperti Tuhan punya rencana lain untuk kita atau inilah yang terbaik untuk kita dan bla bla bla lainnya tetap tak akan mampu…” aku kembali melihatnya “..menghilangkannya”.

Yessy menganguk “ya, apa yang salah? Apa yang kurang? Kurasa aku telah memberikan yang terbaik dari yang aku punya, aku benar-benar berusaha lalu mengapa tidak seperti yang diharapkan? Apakah belum cukup? Mengapa rasanya orang lain mudah saja mewujudkannya”

“Bukankah itu baik Yes? Perasaan yang tidak bisa menerima sesuatu (kegagalan) dengan begitu saja. Perasaan itulah yang akan membuat kita mengerti bahwa hidup bukan hanya hidup saja, yang akan membuat kita berusaha untuk terus lebih baik lagi - terus belajar dari kesalahan, perasaan yang akan membuat kita menghargai banyak hal dan tidak menyiakan waktu?”


“Aku rasa tidak ada yang bisa kita lakukan dengan perasaan itu hanya saja jika kamu masih memiliki keinginan yang sama berusahalah Yes hingga batas akhirmu”


* Aku masih memikirkan percakapan kami di malam ini,  perasaan yang tidak bisa menerima sesuatu dengan begitu saja bukankah sejalan dengan "manusialah yang mampu merubah nasibnya sendiri"?

Jumat, 22 Juli 2011

Susah Benar

Susah untuk selalu menjadi benar dan benar selalu menyusahkan, tapi apakah ada pilihan lain selain itu? Benar? Tidak fie, tidak ada selain itu meski menyusahkan tapi itu pilihan satu-satunya, itu jalan satu-satunya kamu tau pasti dengan itu. Kamu hanya perlu lebih cerdas untuk menghadapi manusia - manusia itu. Menggunakan tangan hanya akan membuatnya patah, menggunakan kakimu hanya akan membuatmu lumpuh seumur hidup tapi menutup mata hanya akan membuktikan bahwa kau bagian dari mereka, tidak ada bedanya, maka dari itu gunakanlah kecerdasanmu yang merupakan senjata paling ampuh untuk dapat menggerakan manusia-manusia itu kearah yang benar tanpa perlu menyusahkanmu. 

Jangan ada keraguan didalamnya ya.

 
Fighting Fie ^-^

Senin, 18 Juli 2011

Ibrahim Attaullah Aydin Riza

Rasanya baru kemarin Ibu mu mengirimkan kabar gembira mengenaimu, yang ada di rahimnya Ibrahim Attaullah Aydin Riza, dan sekarang aku sudah dapat menyentuhmu dan mendengarkan tangisanmu.

Bagaimana rasanya Sayang mengembangkan paru-parumu dan menghirup oksigen pertamamu sendiri? Menakjubkan bukan? sama seperti aku melihatmu, mengikuti detik perkembanganmu, tak ada kata yang dapat kuucapkan kecuali Allah Maha Besar.

Selamat datang Sayang ditempat terindah yang ku sebut dengan kehidupan. Kau akan memiliki kisahmu sendiri, kisah yang menakjubkan tentunya jadi berikan yang terbaik dari yang kau punya.

love,
Mamoy.

Rabu, 13 Juli 2011

you & "jimmy cliff"


Mengapa kau tak pernah berhenti membuatku bergerak? Berhentilah mengelitikku dengan Jimmy Cliff mu lagi. Iya, aku mengerti, kita dapat melihat langit biru dengan jelas sekarang. Matahari selalu terlihat lebih bersinar terang setelah hujan, begitu menghangatkan. Damai rasanya, aku ingin menikmatinya jadi berhentilah membuatku bergerak, OK!!! :P

Senin, 11 Juli 2011

I try to be a good girl

I try to be a good girl but in the same time i want fail to be a good girl.

Kau  sedang mencoba memerankan tokoh antagonis saat ini. Menurutmu menyenangkan menuntut kesabaran yang berlebih dari siapapun, memaksa untuk mengerti dan membuat semuanya menjadi pendengar. Kau ingin mengayunkan tanganmu yang terkepal dan menghancurkan semuanya untuk melampiaskan kekacauan yang ada dihatimu karena mereka.

Aku sedih  bukan karena apa yang sedang kau alami, aku sedih karena kau berputus asa terhadap kebaikan. Kau terus mengatakan padaku bahwa pundakmu terlalu kecil untuk menahan semuanya, kau mengatakan ini sulit untukmu dan kau menangis sepanjang malam dan aku hanya bisa berkata ini padamu

"Tidakkah Allah mempercayimu untuk semua hal ini? lalu mengapa kau tak percaya dirimu sendiri bahwa kau mampu untuk menyelesaikan masalah ini. Semuanya akan terasa sulit jika kau mengukur segala sesuatunya dengan waktu dan jika kau membatasinya, tapi mengapa kita harus mengukur dan membatasinya? bukankah kita sedang berbicara tentang kebaikan? Kebaikan itu tak berbatas mungkin tak berbalas tapi jangan kau bersedih karenanya, ada mimpi yang harus terus kau kejar untuk kau wujudkan, harapan tetang kesempurnaan dan bagaimana seharusnya. Aku akan terus berlari bersamamu kita akan terus berusaha untuk mewujudkannya. Hari esok akan selalu lebih baik."

Bertahanlah hanya sedikit waktu lagi yang dibutuhkan. ^-^

Senin, 27 Juni 2011

Susu Kedelai Malam Ini

Aku sedang belajar menyukai banyak hal yang ada dalam hidupku seperti susu kedelai malam ini. Setidaknya dua hari sekali Mama membuat susu kedelai, dan aku wajib meminumnya meski aku tak menyukainya.

Rasanya yang aneh pada awalnya selalu membuatku menjulurkan lidah dan menunjukan wajah tak enak ke Mama. “kenapa?" tanya Mama saat melihat reaksiku "Susu kedelai itu banyak manfaatnya, jangan hanya karena lidahmu yang tidak menyukai rasanya membuat kamu menolak manfaatnya” kata Mama.

Mama menunjukan selembar kertas padaku “tadi Vio, Mama suruh nyari di internet apa manfaat dari susu kedelai, mama bacain yah susu kedelai itu mengandung Kalsium yang sangat berguna untuk pertumbuhan dan kekuatan tulang, Isoflavon yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan mencegah kanker, Lecithin membantu meningkatkan daya ingat dan mencegh terjadinya penyakit Alzheimer's, sumber Vitamin seperti Vitamin D, Vitamin E dan Vitamin B, mencegah tekanan darah tinggi, mencegah serangan jantung koroner, mencegah stroke, mencegah bronkhitis, lihatkan banyak manfaatnya?"  Mama membacanya sampai titik terakhir dan pada hari itu aku menyerah untuk menolak setiap kali Mama menyediakan satu gelas susu kedelai untuk ku minum.

Sampai hari ini aku masih tak menyukai rasanya tapi seperti yang Mama katakan hanya karena lidahku mengapa aku harus menolak untuk meminum sesuatu yang banyak manfaatnya untuk tubuhku.

Fie belajarlah untuk tidak melihat segala sesuatu dari satu sisi saja dan mengabaikan sisi lainnya, ini bukan tentang sempurna atau tidak sempurna tapi bagaimana kamu melihat segala sesuatunya utuh agar kamu tidak melewatkan hal baik dalam hidupmu. Teruslah belajar fie. ^-^q

Minggu, 19 Juni 2011

As You Wish

Aku meletakan kepalaku di atas setumpuk kertas tagihan yang ditolak oleh bagian anggaran, otakku mencatat dengan jelas mengapa ditolak. As you wish fie! As you wish!

Beberapa bulan belakangan ini aku mengeluh “jobless” (tidak ada yang dikerjakan) ke beberapa teman senasib & seperjuangan dan beberapa teman menanggapinya dengan “tunggu ajah tanggal mainnya”. Dan benar saja perkataan mereka. Sebenarnya aku selalu merasa ini adalah pekerjaan yang aneh, ada saatnya aku hanya tidur 2 jam setiap hari tapi lebih banyak hari dimana aku hanya mengisi absen saja, tapi bulan ini berbeda, pekerjaanku bertambah tidak hanya mengurus masalah-masalah yang timbul di sytem karena kesalahan prosedur, audit dan monitoring pekerjaan tapi juga analisa berbagai laporan serta pernak-pernik pekerjaan terkait keuangan dan penjualan.

“Great Job, Always“ ayolah mengeluh tak akan membantu apapun hanya memperburuk perasaan dan as you wish fie, seperti yang kamu mintakan! memiliki hari sibuk yang membuat otakmu selalu bekerja. Jangan mengeluh dengan permintaanmu sendiri hanya saja besok kalau kamu ingin meminta lagi “PIKIRKANLAH TERLEBIH DAHULU!!!” oke! \(o.-)/


Rumah kedua, posting diminggu sore ketika bos meninggalkan pesan meminta bantuan mengirimkan data yang ada di lattopnya yang tersimpan rapi di kantor. ^-^

Senin, 23 Mei 2011

Nobody

Minggu, 22 Mei 2011

Rumah Kecil Kata

Seorang sahabat memintaku untuk membuatkannya sebuah rumah kecil untuk kata. Kukatakan iya dengan senang hati. Kucarikan tempat terbaik untuknya, kubuatkan alamat yang kuharap dia sukai, kupilih pernak pernik yang dibutuhkannya dan yang terakhir kupilihkan warna yang sesuai dengan karakternya.

Rumah kecil itu masih setengah jadi saat memori 2 tahun lalu kembali berulang, saat kubuat rumah kecil untuk kataku sendiri. Aku masih sangat ingat, aku memulainya tanpa kepedulian, memenuhinya dengan apa saja yang kupikirkan dan apa saja yang kurasakan, sedangkal apapun aku tak peduli karena itulah aku pada saat itu tapi pemikiran ini terus tergerus saat kulihat rumah-rumah lain terhiasi dengan hal-hal baik, aku menjadi sangat iri dan ingin menjadi mereka untuk itu kupilih warna yang berbeda, tak lagi memenuhinya dengan apa yang kupikirkan tapi memikirkan hal apa lagi untuk memenuhinya, warna yang berlabel “lebih baik”.

Aku mencoba label lebih baik itu, bukan menulis apa yang dipikirkan tapi memikirkan apa yang ditulis dan pada akhirnya hanya perasaan tidak menyenangkan yang ada ketika aku berada di rumah kecil untuk kataku ini.

Aku berencana untuk menutup rumah kecilku ini setelah kuselesaikan rumah kecil untuk sahabatku tapi ketika aku berusaha memilih warna yang sesuai untuknya, memilih gambar yang sesuai dengan karakternya dan benar-benar mempertimbangkan alamat yang sesuai untuk rumahnya, aku tergelak sendiri. Aku sedang membangun rumah yang sesuai dengan karakter penghuninya tapi pada saat yang bersamaan aku sedang menghapus karakterku di rumahku sendiri.

Aku hanya bisa tertawa melihat diriku sendiri, ah… sempit sekali pemikiranmu fie, label “lebih baik” itu adalah sebuah keharusan tapi “lebih baik” menjadi mereka adalah hal yang percuma. “lebih baik” menjadi diri sendiri yang berusaha untuk “lebih baik” itu baru benar. :P

Sabtu, 07 Mei 2011

Layang-layang dan angin

Tak peduli betapapun sakitnya kakiku karena kerikil atau kulit kerang, aku tetap senang lari bertelanjang kaki di pajak (red : pasar). Lari diantara papan-papan yang menjajakan kebutuhan sehari-hari, diantara nangboru-nangboru yang selalu memberiku uang Rp.250,- atau Rp.500,- saat aku membantu mereka mengupas sekeranjang bawang atau memetik seember cabe keriting dan senang berlari diantara ibu-ibu yang selalu mengeluh tentang harga barang yang mahal. Aku tak lagi peduli apapun kecuali hal yang di tanganku meski bajuku lusuh, meski bau tubuhku tak ada bedanya dengan ikan, daging atau ayam yang nangboru-nangboru itu jual (jika saja aku disejajarkan dengan barang dagangan mereka mungkin akan ada seseorang ibu yang membeliku), meski kakiku telah berwarna abu kehitaman karena tanah becek pajak tak kan ku pedulikan kecuali satu hal yaitu layang-layang ditanganku.

Layang-layang ya... layang-layang yang berwarna sama dengan bendera indonesiaku, merah putih, layang-layang yang ku beli atas keringatku sebagai buruh kecil di pajak, layang-layang selalu ku impikan untuk terbang ke awan. Layang-layang yang membuatku berlari menentang angin dan mengambil resiko tergores benang kaca. Layang-layang itu layang-layang yang membuatku tak memperdulikan apapun, yang membuatku mengambil resiko apa saja adalah layang-layang yang tak pernah bisa terbang ke awan.

Hari ini aku ingat, saat itu aku tak pernah membuatmu benar-benar terbang ke awan, sebentar saja kamu melayang lalu jatuh menghantam tanah. Kusalahkan angin yang tak bersahabat tapi hari ini ku akui sebenarnya tangankulah yang tak lihai menjaga kesimbanganmu.


Kuharap dimengerti, kuharap dipahami.

Minggu, 01 Mei 2011

(H)emarang

"(H)Semarang" ucapku saat lenny bertanya tentang plat kota yang terkenal dengan lumpianya. Lenny menunjukan ekspresi 'apa? yang benar saja!' aku tertawa terkekeh "beneran ini len, coba ajah kamu lihat tuh, dimana-mana kita lihat plat dengan huruf depan H itu identik dengan kota (H)emarang!" kataku  dengan muka bodoh mencoba meyakinkan, lenny hanya melirikku, melengos, tertawa dan meneruskan langkahnya melewati mobil berplat H yang sengaja berhenti agar kami bisa menyebrang.

Kami sedang menuju tempat makan yang direkomendasikan Rafa dan dekat dengan hotel tempat menginap yaitu Manggala Food Festival dari simpang lima ke arah utara di jalan Gajah Mada. Disini ada banyak pilihan makanan dan minuman, salah satunya Ajam Lombok Idjoe dan Djati Legi, tempatnya nyaman dan ada live bandnya, soal harga sangat bersahabat dengan kantong jadi gak perlu khawatir. Ada beberapa tempat lagi yang menjadi rekomendasi beberapa teman yaitu di daerah Simpang Lima di sana juga ada mall buat lidah pemilih akan lebih aman cari makanannya di mall ini lalu ada Kampung Laut tempatnya lumayan jauh dari pusat kota sekitar 1 jam'an katanya tempatnya asik dan makanannya enak berhubung gak punya banyak waktu jadi lain kali saja fie kesana (berharap dapat job trip ke semarang lagi ^-^v).

Pilihan lain yang lumayan tempatnya adalah Gama ikan bakar dan seafood. Rumah lawas (kuno) yang di sulap jadi resto ini nyaman banget buat makan bareng sama keluarga besar, serasa di rumah sendiri. Tempatnya jika dari simpang lima ke arah timur.

Buatku Semarang kota yang nyaman gak macet dan kesana kemari aku naik becak. tapi sayangnya lagi lagi karena waktu yang tidak memungkinkan karena ini job trip bukan benar benar traveling jadi tidak banyak tempat yang bisa di kunjungi dan ini dia tempat yang sempat di kunjungi :

Lawang Sewu yang lagi di renovasi dan Tugu Muda

Pusat Oleh-Oleh Pandanaran

Hal yang paling kuingat di tempat oleh-oleh ini adalah Zea selalu mengkoreksi kata kataku.
"jadi kalo beli oleh oleh disini Panandaran?"
"Pandanaran" koreksi Zea
"emang aku bilang apa tadi? benerkan Panandaran?" masih gak ngeh, zea melihatku dan mengeja kata "Pan-da-naran bukan Pan-an-da-ran" aku mengangguk mantap meski masih ngak ngeh saat itu hhahahahaha... tapi tunggu bentar deh oleh oleh yang keliatan kok cuma bandeng yah? Moaci ku kemana?!!! o... o... o... bahaya... mama keriting moaci ke mana??!!!!!

Jumat, 22 April 2011

Meng-akali

aku sedang duduk santai menikmati lagu accoustic bossa yang baru saja gila-gilaan ku download ketika kau datang dengan pertanyaan 

"apa batas manusia?"

aku melirikmu, berpikir sejenak... "em... menjadi Tuhan atau berpura-pura menjadi Tuhan"

"berarti hampir tidak ada yang tidak bisa kita lakukan selain hal yang kau ucapkan"

aku narik nafas lalu menjawab "terbang"

"eh... bukankah kau orang yang setuju bahwa takdir kita memang tak bersayap tapi kita masih bisa terbang  seperti burungkan dengan pesawat terbang atau paralayang, kita mungkin tak punya insang tapi kita masih bisa seperti ikan, menyelam?"

kau membuatku menarik nafas dalam, percakapan ini... "jangan lagi tentang takdir dan nasib!"

"ah bukan bukan" kau menggeser duduk mu mengarah padaku "kita bisa mengakali takdir"

aku menoleh padamu cepat, apa yang sedang kau pikirkan? "kau ingin mengakali Tuhan?"

"eh, gak mungkin itu, Dia sang pencipta. Kita terlahir dengan fisik terbatas tapi bukan otak kita ,bukan pikiran kita, bukan hati kita"

Kau mengakhir katamu dengan senyuman dan membuat ku khawatir, apa yang ingin kau lakukan?

Jumat, 15 April 2011

Anak Sungai Waktu

Seberapa jauh kita telah terpisah? Aku masih melihatmu duduk di sisi anak sungai yang bersebrangan dengan ku, kita masih saling melambaikan tangan dan mentertawai hal yang sama, karena itu kupikir kita masih bersama… karena itu kupikir kita tak terpisah, tapi saat ku langkahkan kakiku di sungai mencoba mendekatimu, aku menyadari sesuatu bahwa langkahku tak sedikitpun mendekatimu. Ini hanya anak sungai… hanya 5 meter jarak kita tapi mengapa langkahku tak berkesudahan?.

Sepertinya aku harus menerima kenyataan bahwa kau hanya proyeksi pikiranku saja. Sebuah film tentangmu yang terus ku putar diotakku, dimana waktu yang membawa perubahan tak berlaku disana. Benar kiranya kata mereka bahwa kita hanya melihat hal yang ingin kita lihat, seperti ku yang ingin selalu melihatmu sebagai teman kecilku, yang selalu berusaha membuatku bergerak dari depan TV dan meninggalkan Mario bross untuk berlarian di gang-gang kecil diantara rumah tetangga hanya untuk buah kersen kegemaran kita yang bisa ditemukan di ujung gang terakhir.

Inilah kenyataannya yang harus aku terima bahwa kita telah terpisah, terpisah oleh anak sungai, anak sungai waktu yang setiap tetes airnya adalah milidetik yang terkumpul saat kita memilih pilihan-pilihan yang berbeda yang membuat kita berada pada sisi anak sungai yang berbeda seperti sekarang. Membuat kita jauh.

Pada sebuah daun yang kuhanyutkan dalam air kutuliskan tentang kita “aku baru sadar ternyata seorang sahabat itu ada harganya memang bukan dalam bentuk rupiah tapi kau telah membeli persahabatan itu untukku, kau telah membelinya dengan waktu kebersamaan, kau telah membelinya dengan mendengarkan keluh kesah, kau telah membelinya dengan senyum dan dukungan diatas kebahagian dan cita sahabatmu.” Aku hanya berharap daun ini sampai ketanganmu agar kau tau bahwa aku kehilanganmu.



saat kau katakan kau baik-baik saja dan ku tau kau berbohong.

Senin, 11 April 2011

Bosan, Email dan Tugu Khatulistiwa

Aku hanya sedang benar-benar bosan dengan semua hal. Kerja, kuliah, jadwal-jadwal yang harus dipenuhi, tugas-tugas yang harus diselesaikan, janji-janji yang harus ditepati, rencana-rencana yang harus dibuat dan masalah-masalah yang datang silih berganti. Ingin rasanya pergi ke suatu tempat, sendiri, menghabiskan waktu yang ada. Menemukan kembali semangat yang telah hilang. Menjauhkan diri dengan semua pertanyaan tentang hidup (sok berat…), bagaimana masa lalu dan seperti apa masa depan (mulai lebay…) hahaha… sok serius deh fie…… ;D

Tapi beneran blog, fie lagi bosan banget, apa lagi waktu opie ngirim fotonya yang lagi nunjuk Jam Gadang di Bukit Tinggi ahhh… rasanya mau fie jual ajah tuh jam gadang… hehehe ^-^ (boleh gak yah?). Opie, temen yang stay di medan ini sering sekali berpergian keliling sumatera, bikin iri? Em… sebenarnya sih enggak karena fie juga cukup sering keliling kota di pulau jawa (mulai sombong :P hehehe) tapi kali ini! karena fie terperangkap dengan banyak sekali laporan yang membuat tidur fie hanya 2 jam sehari ingin sekali rasanya nge-trip, untuk sehari dua hari saja keluar dari kantor urusan kerjaan gak masalah-lah karena cuti nil kemungkinannya yang penting nge-trip!.

Puncuk di cinta ulam pun tiba blog, di senin pagi ketika fie berusaha buka mata yang rasanya semakin sipit saja, Si Bos manggil dan bilang “besok kamu sudah harus berada di pontianak, kita ada rapat piutang dengan customer b2b, enggak ada masalahkan dengan kuliahmu?” fie dengan suara datar menjawab “em, enggak ada masalah Pak, saya bisa bikin surat ijin” dalam hati fie sorak sorai bergembira blog, bayangin mulai dari Medan, Pekanbaru lanjut ke kota-kota di sumatera berikutnya ke tanah jawa hingga terakhir ke Kupang-NTT tak pernah sedikitpun fie berpikir untuk menginjakkan kaki di kalimantan terlebih di pontianak… ah… ini benar-benar keren… makasih bos… :D


                                             Source: http://id.wikipedia.org/wiki/Tugu_Khatulistiwa
Tugu Khatulistiwa atau Equator Monument berada di Jalan Khatulistiwa, Pontianak Utara, Propinsi Kalimantan Barat. Lokasinya berada sekitar 3 km dari pusat Kota Pontianak, ke arah kota Mempawah. Berdasarkan catatan yang diperoleh pada tahun 1941 dari V. en. W oleh Opzichter Wiese dikutip dari Bijdragen tot de geographie dari Chef Van den topographischen dienst in Nederlandsch- Indië : Den 31 sten Maart 1928 telah datang di Pontianak satu ekspedisi Internasional yang dipimpin oleh seorang ahli Geografi berkebangsaan Belanda untuk menentukan titik/tonggak garis equator di kota Pontianak dengan konstruksi sebagai berikut :
a. Tugu pertama dibangun tahun 1928 berbentuk tonggak dengan anak panah.

b. Tahun 1930 disempurnakan, berbentuk tonggak dengan lingkarang dan anak panah.

c. Tahun 1938 dibangun kembali dengan penyempurnaan oleh opzicter / architech Silaban. Tugu asli tersebut dapat dilihat pada bagian dalam.

d. Tahun tahun 1990, kembali Tugu Khatulistiwa tersebut direnovasi dengan pembuatan kubah untuk melindungi tugu asli serta pembuatan duplikat tugu dengan ukuran lima kali lebih besar dari tugu yang aslinya. Peresmiannya pada tanggal 21 September 1991.

Bangunan tugu terdiri dari 4 buah tonggak kayu belian (kayu besi), masing-masing berdiameter 0,30 meter, dengan ketinggian tonggak bagian depan sebanyak dua buah setinggi 3,05 meter dan tonggak bagian belakang tempat lingkaran dan anak panah penunjuk arah setinggi 4,40 meter.


Diameter lingkaran yang ditengahnya terdapat tulisan EVENAAR sepanjang 2,11 meter. Panjang penunjuk arah 2,15 meter. Tulisan plat di bawah anak panah tertera 109o 20' OLvGr menunjukkan letak berdirinya tugu khatulistiwa pada garis Bujur Timur.
 
Peristiwa penting dan menakjubkan di sekitar Tugu Khatulistiwa adalah saat terjadinya titik kulminasi matahari, yakni fenomena alam ketika Matahari tepat berada di garis khatulistiwa. Pada saat itu posisi matahari akan tepat berada diatas kepala sehingga menghilangkan semua bayangan benda-benda dipermukaan bumi. Pada peristiwa kulminasi tersebut, bayangan tugu akan "menghilang" beberapa detik saat diterpa sinar Matahari. Demikian juga dengan bayangan benda-benda lain disekitar tugu. Peristiwa titik kulminasi Matahari itu terjadi setahun dua kali, yakni antara tanggal 21-23 Maret dan 21-23 September. Peristiwa alam ini menjadi event tahunan kota Pontianak yang menarik kedatangan wisatawan.

Meski hanya sebentar, tapi fie senang banget karena bisa melihat sungai kapuas yang merupakan sungai terpanjang di indonesia. selamat tinggal Supadio (Bandar Udara Kalbar). suatu saat aku akan kembali lagi untuk berburu buaya. :D


really love job trip ^-^


Jumat, 25 Maret 2011

Earth Hour 2011

Kantor mem-broadcast hal ini melalui email
http://www.earthhour.wwf.or.id/ 

Jujur aku hanya pernah dengar mengenai hal ini belum pernah ikut melakukannya tapi ku pikir tahun ini aku akan ikut ambil bagian, bukan karena siapapun tapi karena aku tau aku membutuhkan bumi lebih dari bumi membutuhkanku. ^-^

Rabu, 23 Maret 2011

Mangkelno!

hierdie irriterende, kjo i bezdisshëm, هذا مزعج, Այս annoying, bu zəhlətökən, hau gogaikarria, dit vervelende, това досадно, гэта раздражняе, to otravné, denne irriterende, see tüütu, این مزاحم, iso irritante, ამ უსიამოვნოს, इस कष्टप्रद, this annoying, an annoying, þetta pirrandi, questo fastidioso, この厄介な, diese ärgerliche, aquest molest, 성가신, sa a anmèdan, ovaj peckav, hoc molestiae, šo kaitinošas, tai erzina, ezt a bosszantó, ова досадно, dan annoying, 这个恼人, 這個惱人, denne irriterende, ito nakakainis, ten przykry, isso irritante, ce gênant, acest enervant, это раздражает, to siten, to otravné, este molesto, Tämä harmittaa, hii annoying, detta irriterande, นี้น่ารำคาญ, Bu rahatsız edici, це дратує, اس پریشان, gây phiền nhiễu này, hyn yn blino, דעם אַנויינג, αυτό το ενοχλητικό dan bahasa indonesianya adalah INI MENJENGKELKAN!.

>.<   hsstttt  p" "q

Minggu, 20 Maret 2011

Bintang

aku pernah memanah satu bintang jauh di atas sana, ingin membuatnya jatuh terhempas ketanah dan menjadikannya keping yang tak lagi berbentuk. Betapa melelahkannya itu ketika kau menyadari itu tak akan pernah mungkin terjadi. Aku seperti orang gila yang menyeret tubuhnya sendiri ke batas kesadaran yang tak lagi peduli apapun kecuali bintang itu. Dan pada akhirnya aku hanya merasakan sebuah kehampaan, menemukan lorong-lorong kosong dihatiku dan sudut-sudut gelap dipikiranku.


“Apa ini?” Terus bertanya pada diriku sendiri hingga tangis menjadi hujan malam itu. Ketika ketakutan perlahan meyelimutiku, aku berlari menjauh tanpa arah, kemana saja asal jangan disini. Terus berlari dalam dingin menjauh dari cahaya. Kebingungan dalam langkah hingga akhirnya tersungkur ketanah. Aku kembali menangis, terisak, tanganku mecoba meraih apapun tapi tak kudapatkan selain diriku sendiri dalam tangis dikegelapan.

Lama sebelum kudengar suara selain tangisku. Aku menemukan mu, duduk melihat ke atas, melihat ke bintang, bintang yang ingin ku panah.

“sinarnya paling terang diantara semua bintang. Itu bintangmu?”

Aku mengambil duduk di sebelahmu, masih terisak, tak menjawab hanya tertunduk.

“tak akan ada yang mampu membuatnya seterang itu selain dirimu, buatku saat ini kau hanya khawatir akan waktu, sudah terlalu lama hingga terasa begitu sangat melelahkan. Dimana akhirnya mungkin itu yang terus kau tanyakan, untuk itu aku hanya bisa katakan ‘kita tak akan pernah mampu menguasai waktu’ jadi ikut saja dengannya dan tentang masa depan tak ada yang bisa kujanjikan. Kau tau ketika kau meletakannya setinggi itu, seluruh alam mengamini. Memang tak mudah mewujudkannya tapi bukan mimpi namanya jika mudah diraih."

Diantara semua hal yang kau ucapkan malam itu hanya kalimat ini yang selalu  kuingat "bukan mimpi namanya jika mudah diraih"

Jumat, 18 Maret 2011

Rindu Kopi

Kukatakan padamu, ini bukan seperti perutmu dipenuhi oleh kupu-kupu yang terbang kesana kemari ... yang menggelitikmu untuk tersenyum sepanjang hari saat kamu jatuh cinta...  tapi ini juga bukan seperti balon-balon udara yang membuat perutmu penuh hingga tidak ada lagi ruang tersisa bahkan untuk sepotong roti.

Apa yang harus ku katakan padamu? yang ku tau adalah hitam yang kau cicipi akan menghantarkanmu ke tepi-tepi rasa yang (aku berani bertaruh untuk hal ini) tak kau kenali. Bukan manis yang biasanya membuatmu mual atau pahit yang membuat lidahmu kelu tapi diantara keduanya yang sayangnya tak mampu ku jelaskan padamu dalam satu kata. Yang pasti... manisnya akan membuatmu  jadi pesakitan dan pahitnya akan membuatmu jadi si pungguk.

Teman sepi dan berbagi. Kekasih dan musuh saat bersamaan. Aku rindu kamu, dalam satu waktu.

Senin, 14 Maret 2011

Sista First Job

Melihat senyumnya dengan baju dominan biru menyadarkan ku bahwa dia sudah besar sekarang, bukan dalam bentuk fisik tapi besar untuk menerima tanggung jawab lebih dari seorang anak yang harus menyelesaikan tanggung jawabnya dalam belajar.


Kira-kira sebulan yang lalu Vio, adikku, meminta ijin untuk bekerja. Mangapa aku? yang notabene hanya Kakaknya? Ini adalah aturan dari Mama, kami kakak beradik bertanggung jawab atas satu sama lainnya. Kami semua berhak mengingatkan, memarahi bahkan melarang tidak peduli apakah itu kakak atau adik (tentunya dengan cara yang baik) dan untuk aktivitas diluar aktivitas utama meminta "ijin" itu wajib dilakukan, tak pernah ada pilihan lain selain menurut jika kata “tidak” menjadi jawabannya.

“mbak, aku kerja ya?”
“kerja? Ngapain kerja?”
“ya sudah kalo gak boleh, tambahin duit jajanku? Atau beli in hp baru?”
“apa? Hp? Aku ajah seumur-umur gak pernah beli hp, kamu tau sendiri itu!”
Vio diam dan melihatku. Banyak pertimbangan sebenarnya salah satunya, kalau ada apa-apa akulah yang pertama bakal kena marah oleh Mama dan Kakak bukan hanya kamu adikku sayang meski kamu yang bikin salah tapi sepertinya sudah saatnya kamu tau bagaimana susahnya mencari uang, agar kamu lebih menghargainya dan tidak marah jika keinginanmu untuk beli ini dan itu belum bisa terpenuhi

“hemm… oke, boleh dengan syarat tidak mengganggu jam kuliah, kamu boleh kerja hanya dihari libur, sekali nilaimu turun maka gak akan ada kerja lagi sebelum kamu lulus, kamu juga harus ingat kamu punya target waktu lulus seperti kami kakak-kakakmu dan kalau kamu melewati target itu kamu tau konsekuensinya kan? Bayar kuliahmu sendiri dan aku harus tau apa pekerjaanmu sebelum kamu benar-benar kerja” cerocosku. Dengan wajah malas karena mendengar banyak syarat vio menjawab iya

Dihari minggu, aku mengatar Mama keriting yang khawatir akan anak bungsunya ini, apa adek bisa kerja? Tanyanya tapi saat melihat bagaimana adek bekerja dia berbisik padaku “adekmu bisa kerja tuh lihat, waktu dia merayu pelanggan” aku mengangguk, ah andai Mama tau update statusnya.


Tapi bagaimanapun juga kamu membuat kami bangga dan kami hanya ingin kamu ingat setiap tahap dalam hidup itu menyenangkan, hari ini kamu menjadi tanggung jawab orantuamu, besok kamu bertanggung jawab terhadap dirimu sendiri dan nanti kamu akan bertanggung jawab terhadap orang lain selain dirimu. Setiap tahap akan memberikan cerita - certia yang menakjubkan. Percayalah sayang. Selamat menikmati perkerjaan paruh waktumu. ^-^

Love for you always.