Jumat, 22 Januari 2010

haruskah berganti hati?

Langit, semua tentangku dan dia tetap berada di area abu-abu sama seperti dulu, tapi semalam menjadi jelas buatku, bahwa kami tak akan pernah bisa menemukan satu warna, karena ketidakmampuan ku memahami dan ketidakmampuannya mengerti.

Tentang Film Hari untuk Amanda

14.01.10-07.42-Kantor
Langit, kemarin aku nonton film… judulnya Hari Untuk Amanda ceritanya sederhana bukan tentang cinta yang penuh tantangan dan pembuktian tapi tentang mencari Alasan Mengapa kita memutuskan untuk berbagi hidup dengan Seseorang. Kesempurnaan akan selalu kita lihat pada dua orang, gambaran atas Keinginan dan Kebutuhan. Keduanya berbeda, Keinginan dapat membawa kita kemanapun dalam hitungan detik tanpa batas dari hiruk pikuk ibukota lalu pindah merasakan damainya dasar laut diantara terumbu karang tak ada jejak yang pasti seperti mengikuti arus angin yang berhembus yang akan meninggalkan satu bait cerita yang nanti akan tergantikan oleh bait-bait cerita baru, sangat menyenangkan tapi Dia tak mampu memberikan ukiran jejak yang berarah seperti Kebutuhan. Kebutuhan akan membuat bait menjadi prosa akar dari sebuah kisah yang akan kita tuliskan dalam buku sejarah. Tetapi Langit aku bukan ingin mengatakan bahwa Keinginan itu sesuatu yang tidak baik dan Kebutuhan adalah hal terbaik dan aku juga tidak ingin mengatakan jika kita memilih Keinginan maka bersiaplah untuk berusaha menghasilkan kebutuhanmu sendiri atau jika kau memilih Kebutuhan bersiaplah melepaskan apa yang menjadi keinginan mu, tapi aku ingin mengatakan benar adanya Kesempurnaan ada pada dua orang yaitu pada Dia dan Kamu bukan Dia dan Dia. Kita pasti tidak menyadarinya yang kita inginkan adalah refleksi terhadap diri kita sendiri, yang kita butuhkan adalah refleksi terhadap DIa yang menemanimu. Coba lihat kembali karena kita sering kali tidak mengenal diri kita dengan baik.

Rabu, 06 Januari 2010

Memahami Hati

23.35-5.01.2010
Langit, bahagia rasanya diinginkan oleh seseorang yang kita inginkan. Seperti tak ada celah untuk perpisahaan, yang ada keyakinan bahwa semua akan baik jika kami saling ada, tak pernah tersiksa sepi. Tapi perjalanan saling menemukan sepertinya hanya dalam kisah Romeo dan Juliet, jadi tak ingin percaya karena usia, karena lingkungan hingga ingin menyerah meski tak rela, kompromi, alasan yang tak berjejak dan manjadi sosok yang tersalahkan jika tak lagi mampu untuk menjalankan yang dipilih, tak mampu mempertanggungjawabkan hanya menyalahkan keadaan dan menyakitkan banyak hati. Haruskah seperti itu?
Langit, Ini bukan tentang kesempurnaan karena tak pernah ada yang seperti itu tapi ini tentang Keinginan Memahami Hati bukan Memaksakan untuk saling Mengerti yang akan berujung ketidakpedulian jika tak lagi sekata dan perpisahaan jika terus tak peduli yang hanya menyisakan sakit yang terperih.
Langit, Ini hanya hal sederhana tapi mengapa sepertinya tak mudah untuk dijalankan, menjadi utuh karena kelemahan juga terlihatkan, berbicara dengan banyak perasaan, menjadi bebas tak bertopeng. Menjadi diri sendiri.
Langit, ini hanya tentang hal Sederhana bukan Kesempurnaan, bukan tentang Memiliki tapi Keinginan untuk bersama untuk berbagi hidup karena hati telah mampu Memahami.
Bahagia diinginkan orang yang kita inginkan dan memiliki keinginan untuk memahami hati yang ingin bersama untuk berbagi tentang hidup. Meski terdengar seperti kisah yang tak mungkin, tapi aku tak akan menyerah untuk percaya, Langit.

Tak ada jalan menjadi sempurna

24.12.09-20.38 Pm.
Langit aku baru tau hari ini ternyata tak ada jalan untuk menjadi sempurna tapi banyak jalan untuk menjadi lebih baik. Kau tau langit akhir-akhir ini aku marah terhadap apa saja, semua jadi terlihat menyebalkan tak seperti yang seharusnya, termasuk marah terhapa diriku sendiri, aku jadi tak mengenal sosok dulu yang ku sombongkan, sofie yang pintar dah bisa diharapkan, memperhitungkan segalanya dan tak akan ada kejutan, semua sesuai prediksi tapi ternyata… hidup memiliki bagian yang tak bisa dikalkulasikan dengan logika dan itu adalah bagian Allah. Rahasia-Nya. seperti lagunya maliq d’essential yang telah kuyakini dulu bahwa hidup tak hanya berjalan diatas rel keinginan tapi juga kebutuhan hanya saja aku tak membuka mata hati dan telingaku hingga menyalahkan semuanya ketika sesuatu terjadi tak sesuai dengan yang ku prediksikan dan menjadi lelah terhadap diri sendiri, tak lagi menghiraukan apapun. Benar-benar menjadi orang yang menyebalkan untuk diri sendiri. Memaksa diri sendiri untuk melakukan segalanya dengan sempurna dan menjadi gila dengan kenyataan semuanya berjalan dalam ketidaksempurnaan. Ternyata tak ada jalan menjadi sempurna langit hanya ada jalan untuk menjadi lebih baik. Langit doakan aku bisa menjadi lebih baik dan melihat bukan hanya dari satu sisi, bukan hanya mendengar dari orang yang ingin kita dengar tapi dari semua orang karena itulah pelajaran yang sesungguhnya hanya tinggal menggunakan hati untuk memilih yang terbaik diantara terbaik dalam hidup yang telah Dia berikan padaku.