Selasa, 29 Juni 2010

Inilah perhelatan besar manusia,

Inilah perhelatan besar manusia,
Perperangan, pembunuhan, penganiyayaan, penghianatan, penjarahan, perampasan, pemerkosaan, penipuan, pembodohan, penjajahan yang mengatas namakan cinta, pembelaan diri, agama, warna kulit, keyakinan, kebebasan sebagai pembenaran.

Aku menangis…
Aku menangis bukan karena darah yang mengalir, bukan karena nyawa-nyawa yang melayang, bukan karena tubuh-tubuh yang tergeletak tak berdaya, bukan karena luka-luka di hati tapi karena diamku saat itu semua terjadi.

5 komentar:

Frappe mengatakan...

tp terkadang mungkin diam jd hal terbaik disaat kita benar2 ga tau harus berbuat apa tetapi di dalam diam ada doa yg bisa dipanjatkan agar yg tertindas diberi pertolongan dan yg menindas diberi hukuman yg setimpal....

nah lho jadi bukan benar-benar diam kan..
hihihihihi...

langkah fie mengatakan...

doa dan tindakan akan lebih baik.

tapi sepertinya aku tidak menjalankan keduanya.

persepsi diam yang berbeda... ^.^

Pet mengatakan...

diam... frappe bener kok. selama diam itu emang buat berpikir tentang apa yang bisa dilakuin? adakah jalan keluarnya? atau sekedar untuk menenangkan diri.
tapi fie juga bener. coz kalo maksud kamu diam yang emang cuma diam atau menunggu, mau berubah dari mana? dan memang harus ada orang yang mau mengawali untuk perubahan itu
klo aku... sebagai orang sosial, yang jelas pandangan nggak boleh berasalah cuma dari 1 sisi. tapi semua sisi bisa memperkaya pemikiran, pencerahan, dan pendapat. diam yang ku pilih... liat kondisinya dulu... apa yang sedang aku hadapi

langkah fie mengatakan...

ada 3 hal benar... ya pet..

Pet mengatakan...

gitu deh...;P

Posting Komentar